Cara Mendaftarkan Aplikasi Di Google Play Store




Saya masih sering ditanyakan oleh pengembang aplikasi Android perihal bagaimana caranya untuk daftar di Google Play sebagai pengembang aplikasi untuk kemudian merilis aplikasinya di Google Play. Sebetulnya caranya tidak sulit selama mempunyai kartu kredit.

# Registrasi di Google Play Developer Console

Pertama-tama kau harus menciptakan akun di Google Play Developer Console, caranya yaitu sebagai berikut:
Masuk ke halaman web ini https://play.google.com/apps/publish/
Kamu akan diminta untuk login memakai akun Google kamu, jikalau belum memilikinya maka harus mendaftar terlebih dahulu.
Kamu akan masuk ke bab “Accept Developer Agreement”. Centang boks persetujuan perjanjian sehabis kau membaca detail perjanjiannya.


Setelahnya kau akan diminta mengisi detail kartu kredit untuk membayar biaya pendaftaran sebesar $25 (sekitar Rp. 260.000). Biaya pendaftaran ini hanya perlu dibayar sekali saja.
Setelah detail kartu kredit terverifikasi dan pembayaran sudah dilakukan, kau akan diminta untuk melengkapi detail akun kamu.
Itu saja langkah-langkah untuk pendaftaran sebagai pengembang aplikasi di Google Play. Tidak sulit bukan? Selama kau mempunyai kartu kredit tidak akan ada masalah. Setelah sukses melaksanakan registrasi, kau sanggup pribadi mengakses Google Play Developer Console kamu. Google Play Developer Console berfungsi sebagai kawasan untuk melaksanakan hampir semua urusan mengunggah dan merilis aplikasi di Google Play.

# Registrasi Akun Merchant Google Wallet

Registrasi di Google Play Developer Console saja gotong royong belum cukup alasannya yaitu kau hanya akan sanggup merilis aplikasi gratis di Google Play. Agar kau sanggup merilis aplikasi berbayar dan memakai fitur in-app billing dari Google dalam aplikasi kamu, kau harus menciptakan akun merchant Google Wallet melalui Google Play Developer Console.
Pembuatan akun merchant Google Wallet tidak dikenakan biaya dan proses registrasinya cepat.

Berikut yaitu langkah-langkahnya :
  • Klik tautan “Set up a merchant account now” di sajian “Settings” > “Account details” di Google Play Developer Console kamu.


  • Isi detail data kau untuk pendaftaran akun merchant Google Wallet. Seharusnya sebagian besar data yang diminta sudah terisi secara otomatis.
  • Registrasikan data kau dan selanjutnya akun merchant Google Wallet kau akan aktif.

Sekarang kau sudah sanggup merilis aplikasi berbayar dan memakai in-app billing. Jika kau belum mengetahui apa itu in-app billing, sanggup membaca artikel “Memahami In-App Purchase” yang pernah saya buat sebelumnya.

# Merilis Aplikasi Android di Google Play

Setelah kita menuntaskan semua proses registrasi, saatnya mencoba untuk merilis aplikasi Android yang kita buat ke Google Play. Sepengalaman saya, Google Play cukup cepat dalam merilis aplikasi gres dan sering hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja.

Untuk merilis aplikasi Android di Google Play, langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut:
  • Klik tombol “Publish an Android App on Google Play” di halaman utama Google Play Developer Console.
  • Pilih “Default language” yang diinginkan beserta judul aplikasinya. Jika aplikasinya berbahasa Indonesia, pilih saja bahasa Indonesia untuk “Default language”.
  • Klik tombol “Upload APK” dan kemudian unggah file APK dari aplikasi kamu.
  • Setelah sukses mengunggah file APK, kini masuk ke bab “Store Listing” di detail aplikasi kau untuk memasukkan informasi-informasi perihal aplikasi kamu.
  • Sekarang tinggal mengeset apakah aplikasinya berbayar atau gratis dan di negara mana saja aplikasinya sanggup diunduh. Perlu dicatat jikalau aplikasinya diset gratis, maka tidak sanggup dirubah ke berbayar.
  • Setelah bab “APK”, “Store Listing”, dan “Pricing & Distribution” sudah tercentang hijau maka aplikasi kau sudah sanggup dirilis. Jika salah satu dari ketiga bab tersebut masih tercentang abu-abu, cek bab tersebut untuk mencari data apa yang kurang.


Gambar di atas hanya sebagai contoh, mohon jangan diikuti alasannya yaitu bab “Store Listing” harus dibentuk secara optimal dan menarik untuk dilihat :D. Jika resah bagaimana caranya untuk menciptakan bahan promosi yang manis di Google Play untuk aplikasi yang kita buat, salah satu caranya yaitu dengan melihat dan mempelajari bahan promo di aplikasi-aplikasi Android lainnya yang tersedia di Google Play terutama aplikasi-aplikasi yang dirilis oleh publisher senior.
Selain bahan promosi di Google Play harus didesain semoga lezat dilihat, bahan promosi juga bagusnya diusahakan untuk dioptimalkan juga semoga aplikasinya sanggup dengan gampang ditemukan oleh pengguna. Hal ini biasanya disebut dengan App Store Optimization atau ASO. ASO tidak berbeda jauh dengan SEO gotong royong di dunia pengembangan aplikasi web. Untuk mempelajari lebih lanjut perihal ASO sanggup membaca artikel di TeknoJurnal perihal ASObeberapa waktu lalu.
Google sendiri sudah merilis info mengenai apa saja yang perlu kau perhatikan dalam merilis aplikasi Android di Google Play. Informasi tersebut sanggup dilihat di situs resmi Android Developer.
Sekerang sehabis mengetahui cara mendaftarkan aplikasi Android di Google Play, bagi yang belum mengerti cara menciptakan aplikasi Android sanggup membaca artikel panduan menciptakan aplikasi Android untuk membantu pembelajaran dalam menciptakan aplikasi Android.

* UPDATE:
Sering saya mendengar kabar bahwa pendaftaran sebagai developer di Google Play sanggup dengan kartu kredi virtual menyerupai BNI Virtual Card Number (VCN) untuk menggantikan kartu kredit. Untuk jelasnya perihal kartu kredit virutal, sanggup mengontak bank masing-masing. Namun cara ini belum tentu berhasil 100% dan tentu ada resiko.